Nama Nama Besar Yang Pernah Ada di Balik Judi Online

Oktober 21, 2019

Nama Nama Besar Yang Pernah Ada di Balik Judi Online

Nama Nama Besar Yang Pernah Ada di Balik Judi Online – Demikianpria berkacamamata hitam itu membuka perbincangan dengan Medcom Files di tempat Depok, Jawa Barat, Senin, 16 Juli 2018.Dia adalah Tan Hok Liang, tenar di panggil Anton Medan.

Anton bak legenda kelam negeri ini. Dia sisa preman pada saat 80-an. Bolak-balik masuk bui karena permasalahan perampokan. Tapi, sekarang pembawaanya sudah berbeda, lebih tenang, malah mempunyai pesantren.

Sore itu, kami dibawa duduk pada suatu ruko berlantai dua untuk terjebak pembicaraan santai. Dia mengaku bingung dengan kedatangan kami. Lalu, dahinya mengernyit. “Saya dulu bandar judi tapi jarang ditanyai permasalahan judi. Karenanya cukup aneh kamu ada kesini nanyain permasalahan itu.”

Dulu, waktu bangor, Anton sempat jadi bandar judi di Jakarta. Memang bandar kelas teri, tapi dari sana, dia mulai mengenal beberapa pemain dan bandar judi kelas kakap. Salah satunya Putera Sampoerna.

Nama sisa bos raksasa tembakau itu tidak asing di telinga beberapa maniak judi. Putera Sampoerna saat ini memiliki usaha judi online beromzet beberapa ratus miliar perbulan.

“Bukan hal yang asing buat orang. Sudah pada tahu. Bukan sekedar dia, ada banyak kok,” kata Anton sekalian mengangguk-angguk. Bukan sekedar judi online, Anton mengatakan, bandar judi kelas elite biasanya mempersiapkan judi baccarat, tipe permainan judi dengan menebak isi kartu. Arenanya pada suatu hotel istimewa yang sudah dipesan. Pemainnya kelompok orang berkantung tebal dari beberapa kota di Indonesia.

“(Bandar) Paling besar itu Putera Sampoerna, dia terima (pemain) dari Jawa Timur, Bandung, banyak. Ambil hotel, orang keluar masuk biasa, tidak ada yang tahu,” paparnya.

Walaupun begitu, praktik judi terselubung di hotel-hotel sudah mulai dibiarkan karena dampak keamanan. Beberapa pemain saat ini sering terbang ke Singapura jika ingin berjudi.

Di negeri jiran itu, ada dua tempat judi favourite orang Indonesia; Marina Bay dan Sentosa Island. Biasanya, beberapa penggila judi ada ke Singapura di akhir minggu, sekaligus juga liburan.

Malah, pengunjung beberapa tempat judi di Singapura banyak hadir dari Indonesia. Sejumlah besar kelompok pejabat dan politikus.

“Minimal 51 persen tempat judi di luar negeri (Asia Tenggara) orang kita. Bila di Singapura, paling sebagian dari orang pajak sama gubernur, politisi , artis ada pula. Saya tidak bisa sebut namanya, bila lu ingin tahu, saya bisa tunjukkan,” papar Anton.

Bukan sekedar harus ke Singapura, saat ini ada judi online. Bukan hanya penjudi besar yang bisa menikmatinya. Kelompok menengah dapat ikut. “Dapat main lewat HP (handphone), bayar gunakan mobile banking, tinggal transfer, hebat,” tuturnya.

Bandar besar
Berita angin mengenai kerajaan judi yang digawangi salah satu orang paling kaya di Indonesia itu sempat ramai pada Maret 2005.

Usai Putera Sampoerna jual perusahaan rokok yang dirintis orang tuanya sejak 1963, berita si dia mengakuisisi Mansion – salah satu perusahaan judi terbesar di dunia yang berbasiskan di Gibraltar, wilayah dependensi Britania Raya, menyebar.

Saat itu, dia melepas saham sejumlah besar PT HM Sampoerna sebesar 98% atau beberapa Rp48 triliun ke Phillip Moris International, perusahaan rokok terbesar asal Amerika Serikat. Banyaknya saham yang dilego seputar 1.753.200.000 lembar. Walaupun sebetulnya saat itu kemampuan usaha perseroan naik daun.

Dikabarkan, uang hasil penjualan PT HM Sampoerna sebagian besar dipakai buat beli beberapa perusahaan di banyak tempat usaha.

Pada Mei 2006, The Independent, media arus penting di Inggris mengemukakan, Putera mengakuisisi Mansion. Mansion Group dilihat perusahaan yang sukses memberikan kukunya di pasar judi Asia.

Mansion88 sempat jadi sponsor team-team sepakbola liga primer Inggris. Lambang Mansion sempat tampil di jersey klub Tottenham Hotspur pada musim 2006-2007. Mafhum, judi sepakbola jadi potensi penting dalam usaha judi online.

Bukan sekedar Mansion, Putera diberitakan beli kasino Les Ambassadeurs di London di harga 120 juta poundsterling.

Di tangan Putera, Mansion88 jadi mulai bandar besar di pasar judi Asia. Usaha Mansion semakin tokcer di Asia Tenggara setelah memperoleh lisensi dari Pemerintah Filipina untuk bikin jaringannya di Manila. Maklum, di negara ‘Duterte’ itu, judi dilegalkan.
Paling akhir, bandar judi kelas atas itu mulai lihat pasar di Timor Leste. Beberapa bandar lainnya memulai bergerak kesana.

“Sekarang buka di Timor Leste. Bandar judi di Asia Tenggara itu sebagian orang kita ,” tutur Anton.

Gayung bersambut, Kepala Unit IV Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus sempat akui, terdapat beberapa Warga Negara Indonesia (WNI) jadi bandar besar dari sindikat judi online lintas negara.

Beberapa bandar biasanya ambil dan bawa serta anak buah dari Indonesia untuk dipekerjakan di Filipina dan negara jiran lainnya jadi customer service (CS) dan bagian perawatan server. Selanjutnya, mereka kembali dikirim ke Indonesia jadi agen yang kerja menggandeng calon-calon pemain.

Tapi, papar otak di balik usaha judi online bukan permasalahan gampang. Musababnya, sindikat judi online membuat dan mengubah server kebeberapa negara tetangga yang melegalkan judi seperti di Filipina, Kamboja, Thailand, Singapura dan Thailand. Di sejumlah negara itu, praktik judi di lokalisir. Di Indonesia, praktik perjudian tidak ada tempat.

“Mereka sewa server dari sana, buat server dari sana. Seterusnya mereka masukan beberapa content berbahasa Indonesia agar dapat dibuka oleh orang Indonesia,” tutur Fian.

Jumat, 20 Juli 2018, tim Medcom Files mendatangi kantor Putera Sampoerna Foundation (PSF) di Gedung Sampoerna Strategic Square North Tower, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan. Di yayasan ini, Putera menggenggam jadi Ketua Dewan Pembina. Gagasannya, kami ingin mengonfirmasi kepemilikan Putera di Mansion.

Tapi, Putera yang kami cari tidak ada dalam tempat. Petugas yang berjaga belum bisa memberikan waktu untuk wawancara.Kami sempat mengontak Angelica, staf bagian Humas Sampoerna Academy – salah satu unit usaha di bawah bendera PSF. Tapi, dia mengaku tidak bisa membantu ide konfirmasi kami.

“Bapak (Putera) tidak terjerat langsung di usaha (SA). Saya tidak bisa menolong untuk request (keinginan wawancara) itu,” tulisnya melalui service pesan instan WhatsApp.

Yang tidak tersentuh
Jejeran nama raksasa judi internasional banyak didapati orang, baik penggila judi, bahkan pemula sekalipun. Beberapa nama itu seringkali ada mensponsori team-team sepakbola besar, bahkan beriklan dengan terang-terangan di jaringan internet. Sebutlah saja BWin, Sbobet, Bet365, Nextbet dan tentu Mansion88. Malah, Mansion88 pernah mensponsori acara saksikan bersama dengan sepakbola di beberapa salah satu warung besar di Jakarta.

Berdasarkan penilaian kami, dari beberapa nama besar perusahaan judi itu beberapa tidak bisa dibuka di Indonesia, seperti Bwin dan Bet365. Kalaupun bisa, tentu dengan akses istimewa, disamarkan dengan situs lainnya, atau melalui agen – seperti Sbobet.

Tapi, hanya dua nama yang masih mudah ditemukan dan bisa dibuka, yakni Nextbet punyai perusahaan judi besar Asian BGE, dan Mansion88. Dari sini ada pertanyaan, mengapa yang lain sulit dibuka, sekejap Nextbet dan Mansion88 masih mengambil langkah?

Bukan sekedar polisi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akui masih menaruh perhatian dan ‘lurus’ dalam pembasmian judi online. Keduanya menyangkal anggapan pembiaran Mansion88 karena ada nama besar dibelakangnya, permasalahan isu suap yang melatarinya.

Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA) Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menerangkan tidak tahu-menahu siapa pemilik beberapa situs judi itu. Dia mengaku tidak paham bila Mansion88 masih mengambil langkah dan cenderung terus-terang di dunia maya.

Semuel tidak memberikan pernyataan yang tegas terkait anggapan pembiaran baru saja. Dia hanya menerangkan, beberapa bandar judi online masih membuat beberapa situs baru setiap waktu ada penutupan. Memblok situs judi online sama cepatnya dengan membuat situs judi baru.

“Setiap hari ada banyak ribu yang kita tutup, banyak sekali. Kita tutup ada , kita tutup ada . Ganti-ganti domain kan gampang,” kata Semuel waktu kami temui di kantornya di Gedung Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Juli 2018.

Belum, banyak pengakses judi online menggunakan aplikasi Virtual Private Network (VPN) yang bisa memanipulasi koneksi jaringan, sampai bisa tersambung beberapa situs yang sudah digembok.

“Jadikucingan-kucingan, ditambahkan yang lewat VPN, kita hanya (mengendalikan) didalamnya saja,” pungkas Semuel.

Di bagian lain, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto malah menerangkan baru mengetahui berita pemilik Mansion88 adalah Putera Sampoerna. “Saya baru mengetahui dari anda.”

Tapi, Anton Medan kelihatan tidak meyakini bila aparat tidak paham ihwal bos besar Mansion88 adalah Putera Sampoerna. Tapi, dia mengerti bila aparat tidak ingin membukanya.
Anton Medan yakini, setiap bandar judi tentunya memberikan uang pelicin agar dapat kerja. Upeti itu diberikan pada aktor Polisi dan TNI. Dari Mabes sampai Polsek. Jumlahnya besar, bisa sampai Rp5 miliar perbulan.

Oleh karenanya, lanjut Anton, sejak ada judi online, sedikit bandar judi yang tertangkap. Kalaupun tertangkap hanya bandar kelas teri atau agen-agennya saja. Sama juga dengan permasalahan penangkapan agen Mansion88 pada Mei 2014.

Waktu itu, 5 orang tersangka didakwa dan dibawa ke meja hijau. Bahkan, berdasarkan Direktori Ketetapan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang kami dapat, satu orang terdakwa sempat mengatakan nama Putera Sampoerna dalam berita acaranya, pemilik Mansion88.

Sayangnya pernyataan itu tidak dikerjakan aksi. Malah, pengadilan melepas terdakwa dari beberapa dakwaan, dan menghukum 3 bulan penjara saja, dipotong waktu penahanan.

Kemudian, banyak agen-agen judi online yang digerebek dan ditangkap, tapi jarang diproses ke meja hijau. Walau ada, hanya mendapatkan hukuman yang gampang. Penangkapan hanya normalitas pembasmian judi saja, kepentingan promosi jabatan, atau hanya meminta upah yang makin besar.

Setyo datar menanggapi isu suap bandar judi pada aktor aparat hukum. “Wah, saya belum mengetahui nih, dapat tidak kabarnya lebih detail aktor Mabes Polri-nya,” tuturnya.

“Semua (diduga) terima (uang suap) ,” jawab Anton tersenyum tipis.

Ya. Permasalahan hubungan judi dengan aparat hukum, diakui, kenyataannya sulit dicari. Serta dapat juga dikata hampir tidak ada dokumen riil permasalahan pemberian dan penerimaan suapnya. Tapi, buat Anton Medan, kesadaran seharusnya bisa dihadirkan.

Dari catatan kami, hanya pernah ada satu permasalahan suap dari agen judi pada aktor polisi yang pernah ada ke permukaan. Permasalahan itu berjalan pada April 2015 dan terendus DivisiProfesi dan Pengamanan (Propam) Polri.Lalu, aktor diseret ke meja hijau.

Saat itu, Pengadilan Negeri Bandung memvonis dua anggota Polda Jawa Barat, Ajun Komisaris Dudung Suryana dan Brigadir Amin Iskandar, dengan hukuman penjara 2 tahun dan denda Rp50 juta. Dudung dan Amin didakwa korupsi dengan membantu dan terima suap dari agen judi online beberapa Rp6,5 miliar.

Sekejap Anton yakini, permasalahan suap service pengamanan judi yang tidak terendus banyak. Harapannya, aparat hukum ingin serius bersih-bersih diri dari aktor nakal yang biasanya terorganisir itu. Dengan begitu, judi yang dilihat seperti penyakit masyarakat, bisa diberantas dengan penuh kemauan.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *